Kalian tau gak gimana rasanya kehilangan cita-cita ? Kalau enggak lewat tulisan ini gue akan coba untuk memberitahu kalian bagaimana rasanya. Gue baru aja ngerasain hal itu. Gue baru lulus SMA dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Gue emang bukan anak yang rajin di sekolah. Gue di pandangan guru-guru mungkin anak di bawah rata-rata tapi itu bukan berarti gue bego (ini bukan sok). Semua hal terjadi pasti ada alesannya kan. Tapi di sini gue gak akan menjelaskan alesan itu. Walaupun di sekolah gue bukan salah satu anak yang prestasinya menonjol bahkan tergolong dalam anak yang gak peduli dengan pelajaran tapi gue tetep punya cita-cita seperti anak-anak yang lain. Tapi memang selama gue sekolah gue gak selalu malu untuk mengungkapkan cita-cita gue ke semua orang, karena gue gak mau mereka merendahkan gue nantinya, mereka pasti akan bilang "mimpi banget lu". Karena itulah gue menyimpan cita-cita itu hanya kepada beberapa orang saja. Okay cita-cita gue simpel banget untuk saat itu, gue cuma pengen masuk ke salah satu perguruan tinggi kedinasan di negara ini. Mungkin gue gak perlu sebut namanya kali ya. Dari awal gue kelas 3, gue kan emang gak pernah terlalu mikirin mau kemana pendidikan gue setelah lulus SMA ini. Hingga akhirnya gue jatuh cinta ma ptk yang satu ini. Gue bener-bener pengen menjadi salah satu mahasiswanya. Untuk bisa masuk PTK ini, nilai bahasa inggris harus di atas 7, dan di saat UN gue bener-bener memfokuskan untuk mencapai nilai itu. Ya cuma di pelajaran bahasa Inggris doang gue bekerja keras yang pelajaran lainnya lu tau lah bagaimana gue menjawabnya hahaha.
Setelah UN berakhir, gue memutuskan untuk memperdalam ilmu gue supaya gue bisa masuk PTK itu. Gue jauh-jauh pergi ke Jakarta hanya untuk mengikuti bimbel. Di saat gue memutuskan itu, gue gak peduli betapa ganasnya Jakarta apalagi untuk seorang gadis rumahan seperti gue. Keluar kota yang masih satu pula aja gue gak pernah eh malah keluar pulau sendiri. Gue bener-bener semangat banget, gue gak mikirin apapun. Gue cuma pengen cita-cita gue tercapai. Walaupun orang tua dengan berat melepas gue tapi doa mereka selalu mengiringi setiap langkah gue.
Ini untuk pertama kalinya gue bener-bener berjuang untuk sesuatu. Gue yang selama beberapa tahun ini sangat jarang belajar akhirnya di sana berubah. Gue bener-bener belajar di sana. Dan bahkan beberapa temen gue menganggap kalau gue pinter padahal seandainya mereka tau bagaimana kehidupan SMA gue.
Okay singkat cerita, setelah lama gue di Jakarta dan mengikuti bimbingan belajar untuk PTK itu, berita pendaftarannya belum juga di umumkan. Semangat gue semakin mengendur, hingga suatu hari gue harus menerima kenyataan yang sangat mengecewakan gue, sangat membuat gue 'jatuh'. Hidup gue berasa berenti saat itu. PTK itu ternyata gak di buka untuk tahun ini. Mungkin kata 'sakit banget' gak bisa buat mendeskripsikan gimana perasaan gue saat itu. Gue gak tau ternyata kehilangan cita-cita itu rasanya seperti itu. Gue shock. Gue gak nyangka. Gue kesel, kecewa. Gue ngerasa semua perjuangan gue, semua pengorbanan gue itu sia-sia. Terlebih lagi kalau gue inget kedua orang tua gue.
Dan yang lebih menyakitkan lagi, gue gagal sebelum gue mencoba. Gue mati di saat gue berjalan menuju peperangan yang bahkan batal terjadi.
Tampilkan postingan dengan label Broken Heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Broken Heart. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 September 2012
Sabtu, 24 Maret 2012
Minggu, 25 Maret 2012
Pagi ini keinget dia lagi. Kemarin keinget dia juga. Dua hari yang lalu juga keinget dia. Selalu keinget dia. Udah beberapa hari ini dia selalu muncul di mimpiku. Kenapa ? Aku udah bersyukur di dunia nyata dia gak pernah muncul lagi, tapi kenapa dia malah munculnya di pikiran dan mimpiku ? Ooh, Tuhan please, buang dia jauh-jauh dari hidupku. Aku ingin melupakannya. Aku gak mau dia ada lagi dalam hidupku. Apa sesusah itu untuk ngeilangin dia dari hidupku ?
Setiap kali keinget dia, cuma rasa sakit doang yang ada di hati. Aku udah coba untuk nginget kenangan yang indah bareng dia tapi selalu aja gak bisa numbuhin rasa bahagia di hati. Selalu gak bisa menciptakan senyuman di wajahku. Terlalu dalam dan sakit luka yang dia berikan di hidupku.
Kenangan buruk itu selalu berputar-putar diingatanku. Seperti sudah sangat melekat. Walaupun semuanya sudah berlalu sangat lama, tapi luka itu masih tetap saja seperti ini. Masih terasa seperti saat pertama kali dia memberikannya. Semua kejadian itu seperti terulang kembali di dalam kepalaku dan itu yang membuatku ingin menangis namun entah kenapa air mata ini sudah tak bisa mengalir lagi. Sesakit itukah hati ini sampe air mata pun sudah tak bisa keluar lagi ? Terlalu lelahkah mataku untuk menangis karena mu ?
Aku ingin bisa mengenang dia didalam kebahagiaan namun aku tak bisa. Rasa sakit ini terlalu menguasaiku. Semua kenangan indah dan kebahagiaan itu sirna hanya karena karena luka ini. Semua itu terkubur oleh luka ini. Yang tersisa didalam diriku tentangmu hanyalah rasa sakit yang di sebabkan oleh luka ini yang aku tak tau kapan akan bisa disembuhkan.
Rabu, 14 Maret 2012
First Poem~
aku ingin mencintai
aku ingin di sakiti
orang lain lagi
hanya untuk menghapuskan kenangan bersama dengan dirinya
aku ingin di sakiti
orang lain lagi
hanya untuk menghapuskan kenangan bersama dengan dirinya
dirinya yang telah menyakitiku
aku tak ingin selalu teringat tentang dirinya
aku tak ingin selalu teringat tentang dirinya
teringat tentang kesakitan yang dia berikan kepadaku
aku merasa dengan adanya orang yang membuatku jatuh cinta dan menyakitiku selain dia , itu akan membuatku tidak terlalu memikirkan dirinya .
pikiranku akan terbagi pada dua orang ,
tidak hanya terfokus pada dirinya saja .
aku tau , jalan yang kuambil ini untuk sebagaian orang adalah jalan yang salah ,
namun , aku tak tau lagi harus berbuat apa untuk menghilangkan perasaan sakit hatiku ini
perasaan sakit yang dia berikan .
sangat sulit untuk tidak memikirkannya
sangat sulit untuk melupakannya
dan sangat sulit untuk tidak merasa sakit .
Minggu , 21 Agustus 2011
aku merasa dengan adanya orang yang membuatku jatuh cinta dan menyakitiku selain dia , itu akan membuatku tidak terlalu memikirkan dirinya .
pikiranku akan terbagi pada dua orang ,
tidak hanya terfokus pada dirinya saja .
aku tau , jalan yang kuambil ini untuk sebagaian orang adalah jalan yang salah ,
namun , aku tak tau lagi harus berbuat apa untuk menghilangkan perasaan sakit hatiku ini
perasaan sakit yang dia berikan .
sangat sulit untuk tidak memikirkannya
sangat sulit untuk melupakannya
dan sangat sulit untuk tidak merasa sakit .
Minggu , 21 Agustus 2011
Langganan:
Postingan (Atom)